PELANTIKAN PD HAKLI PROV KALSEL & SEMINAR KESEHATAN LINGKUNGAN

Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) suatu organisasi profesi yang bertujuan menghimpun, membina, mengembangkan dan mengamalkan iptek di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan dalam mencapai lingkungan yang sehat. Sejatinya organisasi ini telah terlahir di Kota Bandung pada 12 April 1980. Organisasi ini merupakan perubahan dan pengembangan dari Ikatan Kontrolier Kesehatan Indonesia (IKKI) yang didirikan pada 5 September 1955. Meski demikian, hingga kini pergerakan organisasi nampaknya masih lebih banyak berkutat pada pergerakan bersifat normatif.

Lahirnya Permenkes 161/2010 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan mulai memicu organisasi-organisasi profesi bidang kesehatan termasuk HAKLI untuk lebih berperan aktif. Sayangnya permenkes tersebut kurang berjalan efektif hingga diterbitkannya Permenkes 1796/2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan sebagai pengganti.

Terlepas dari alasan terbitnya Permenkes 1796/2011 sebagai pengganti Permenkes 161/2010 telah memunculkan sinyal kepada HAKLI di semua tingkat untuk berperan secara lebih optimal. HAKLI, seperti disitir dari pesan elektronik Wisnu Hidayat, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) HAKLI, perlu menyusun pedoman Satuan Kredit Profesi.

Seperti tersirat dalam Ketentuan Peralihan pasal 35 Permenkes 1796/2011 bahwa kepada seorang tenaga kesehatan, khususnya sanitarian, akan diberikan Surat Tanda Registrasi (STR) dengan masa berlaku selama 5 tahun dan kemudian harus diperpanjang agar tetap teregistrasi sebagai sanitarian. Syarat perpanjangan STR diantaranya harus mengumpulkan point sebesar 25 SKP (Pedoman Uji Kompetensi, Sertifikasi, dan Registrasi Tenaga Kesehatan, hal.43). Konsep dasarnya agar terjadi konsistensi proses pembelajaran untuk “updating” keilmuan bidang Kesehatan Lingkungan yang secara pasti akan berdampak pada profesionalime dan pelayanan pada masyarakat. Hal ini mengindikasikan agar HAKLI dapat membina, mewadahi, dan mengembangkan anggotanya dalam proses “updating” tersebut.

Tetapi meskipun sudah digulirkan sejak tahun 2010, namun pemahaman belum berjalan dengan baik. Oleh karena itu pada kamis 20 Desember 2012 bertempat di Aula Bapelkes Banjarbaru diselenggarakan Seminar Regional Kesehatan Lingkungan dengan materi Uji Kompetensi, Sertifikasi, dan Registrasi Sanitarian sebagai Wahana Peningkatan Profesionalisme Sanitarian oleh Subardan Rochmad (Ketua I PP HAKLI) dan Langkah-langkah Strategis Percepatan Profesionalisasi Sanitarian Kalimantan Selatan oleh Aus Al Anhar (Ketua Dewan Pembina Organisasi PD HAKLI Provinsi Kalimantan Selatan). Peserta yang hadir berasal dari seluruh perwakilan Pengurus Cabang (PC) dan anggota HAKLI 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, selain itu dihadiri pula utusan dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Acara juga dihadiri oleh para ketua organisasi profesi kesehatan lainnya seperti PERSAGI, PATELKI, PPGI, PPNI, IBI, RM, dan PARI. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Pengurus Daerah HAKLI Provinsi Kalimantan Selatan periode 2012-2016 diketuai oleh Achmad Mahyuni. Untuk memantapkan awal pergerakan organisasi akan dilaksanakan pelantikan oleh Wisnu Hidayat (Ketua Umum PP HAKLI).